Benalu teh (Loranthus TEA)dari
spesies Scurrula atropurpurea (BL) DANS merupakan tanaman parasit pada pohon
teh (Thea sinensis L). Berbagai spesies benalu sejak zaman dahulu telah
digunakan untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Misalnya Viscum album
L var lutecens MAKINO untuk mengobati sakit pinggang dan jamu pasca melahirkan
para ibu di Jepang, Viscum album L untuk mengobati kanker di Korea dan Cina,
bahkan di beberapa negara Eropa menjadi obat anti kanker nonkonvensional dan dijual dengan
nama dagang Iscador.
Tanaman ini dipercaya oleh masyarakat berkhasiat :
1.Membantu mengobati berbagai penyakit kanker atau tumor
(kanker rahim, kanker payudara, kanker usus, kista)
2.Membantu mengobati penyakit batu ginjal, gondok dan
lemah syahwat.
3.Membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula
darah
4.Membantu menormalkan tekanan darah, sakit pinggang,
rheumatic, encok,
5.Menghaluskan kulit muka dan menjadikan awet muda
6.Membantu menetralisir dan mencegah virus Rubella,
Talkshow, Herpes, Cikunguya, hepatitis A B C, flu burung baik untuk manusia
maupunhewan ternak/peliharaan.
Dalam berbagai
literatur benalu teh biasa dipakai pengobatan tradisional turun temurun
ratusan tahun, untuk membantu menyembuhkan penderita kencing manis,
kolesterol,meningkatkan libido (lemah syahwat), pendarahaan, rheumatik tulang,
asam urat, lever, menghaluskan kulit , sakit pinggang, membantu menormalkan
tekanan darah , pencegahan kanker, memulihkan stamina , obat awet muda dan
benteng terhadap serangan virus baik untuk manusia maupun hewan.
PROFESOR RKY Zee-Cheng dalam
tulisannya mengenai penelitian antikanker tanaman benalu dalam jurnal Drugs of
the Future mengatakan, pasien penderita kanker yang diberi ekstrak benalu dari
spesies Viscum album menunjukkan perbaikan pada DNA dalam limfosit dan sel
kekebalan tubuh. Melalui berbagai penelitian yang disarikan oleh Zee-Cheng dari
Pusat Medik Universitas Kansas
itu, senyawa bioaktif yang berperan sebagai antikanker adalah petida,
oligisakharida, alkaloid, polifenol, dan flavanoid.
Masyarakat Indonesia
secara turun-temurun juga menggunakan benalu dalam bentuk jamu untuk mengobati
berbagai penyakit, termasuk benalu teh untuk mengobati kanker. Dr Retno Murwani
MSc dari Universitas Diponegoro pernah menyatakan bahwa benalu teh berkhasiat
membunuh sel tumor dan sel kanker fibro sarcoma ( disadur dari Harian Suara Merdeka, 14 Maret 2003).